Inilah Stadiun Sepak Bola Paling Menyeramkan Di Dunia.

Argentina mengawali kampanye kualifikasi piala dunia 2022 zona Amerika Selatan dengan kemenangan 1 - 0 atas Ekuador.
Argentina kemudian bertandang ke markas Bolivia di Estadio Hernando siles, di sana mereka kembali berhasil meraih kemenangan dengan skor 2 - 1, meski berhasil meraih kemenangan, Argentina ternyata memiliki memori kelam di tempat itu, 11 tahun silam Estadio Hernando siles adalah Stadion olahraga multifungsi di ibukota Bolivia.
error
Penulis - Jellan Arta, Tanggal - Sun - 25 - Oct - 2020 , 01:29, Kategori - football
Stadion itu adalah Kompleks olahraga terbesar di negara tersebut dengan kapasitas mencapai 41.143 tempat duduk. Banyak pertandingan sepak bola internasional sekelas Copa America atau kualifikasi piala dunia yang dimainkan di stadion tersebut, Nama stadion itu sendiri diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Bolivia ke 31 yaitu Hernando siles rayes, Stadion yang terletak di distrik miraflores tersebut sebenarnya terlihat biasa-biasa saja yang membedakan adalah lokasinya yang berada di ketinggian 3637 mdpl diatas permukaan laut. Ketinggian itu bahkan hampir setara dengan puncak Semeru, Gunung tertinggi di Jawa itu memiliki ketinggian 3.676 m diatas permukaan laut.


Sebagai stadion sepak bola berstandar FIFA paling tinggi di dunia, Estadio Hernando siles layaknya sebuah neraka bagi lawan-lawannya. Negara tetangga Bolivia seperti Brazil, Uruguay dan Argentina sempat tidak berkutik ketika bermain di sini, Ada banyak cerita horor ketika bintang-bintang dunia bertumbangan di Estadio Hernando siles, Sebut saja ketika Neymar Junior, Alisson Becker dan pemain timnas Brazil lainnya harus menggunakan masker oksigen, begitu pula Lionel Messi yang sempat muntah-muntah karena kekurangan udara segar saat bermain bersama Argentina.


Salah satu momen sejarah di stadion tersebut terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1994 zona conmebol grup B, saat itu Brazil kalah 0 - 2 secara dramatis di stadion tersebut. kemenangan Bolivia menjadikan Brazil untuk pertama kalinya mengalami kekalahan dalam 40 tahun bermain di kualifikasi Piala Dunia, Beruntung tim Samba itu masih bisa melaju ke Amerika Serikat sebagai juara grup B di Negeri Paman Sam, Romario Varia dan kawan-kawan tampil luar biasa untuk menjadi juara setelah mengalahkan Italia lewat adu penalti.


Ketika Bolivia mengalahkan Argentina dengan skor 6 - 1 itu merupakan kekalahan terburuk Argentina dalam kurun waktu 60 tahun, Saat itu La Pulga juga ikut bermain bersama dengan Carlos Tevez, Maxi Rodriguez Dan lucho Gonzalez di Lini depan, Angel Di Maria juga ikut bermain meski baru masuk lapangan sebagai pemain pengganti.

Yang lebih menyakitkan adalah Argentina saat itu sedang berada dalam generasi emas yang dilatih langsung oleh sang legenda Diego Maradona, Akibat banyak kejadian tidak mengenakkan yang terjadi di stadion Ini, FIFA sempat hampir melarang Stadion tersebut digunakan sebagai tempat pertandingan internasional, menariknya Maradona adalah salah satu orang yang dengan sangat lantang mengecam FIFA ketika melarang Estadio Hernando siles digunakan sebagai tempat pertandingan sepakbola internasional bersama dengan Presiden Bolivia ketika itu Evo Morales.

Maradona berkampanye ke seluruh dunia atas nama keadilan bagi rakyat, buktiya perjuangan mereka berhasil mendesak FIFA Untuk membatalkan rencana larangan bermain sepak bola di ketinggian 2500 mdpl kemudian mengubahnya menjadi 3000 mdpl.
" Kata Maradona"
Larangan itu tidak masuk akal, Bagaimana mungkin belvia tidak boleh bermain di negaranya, itu diskriminatif dan tidak adil. Apakah mereka harus bermain di Amerika atau Eropa?. Negara itu terdiri dari pegunungan jadi Mengapa mereka tidak boleh bermain sepak bola.


Akibat banyaknya kritik, FIFA kemudian mengumkan pembebasan khusus untuk Estadio Hernando siles Stadion itu tetap diperbolehkan menggelar pertandingan resmi di bawah naungan FIFA dan conmebol.
Postingan Populer